WELCOME

Tinggalkan respond sebelum pergi dari blogku yah ..

11 Desember 2011

PERAN PEMUDA UNTUK BANGSA

   Yup , "Sumpah Pemuda" terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928 silam yang diperingati pada setiap tanggal 28 Oktober. Kayaknya nggak afdhol banget ya kalo belum menelusuri sejarah "Sumpah Pemuda" itu sendiri. Yuk , cekidot..
   "Sumpah Pemuda" dirumuskan oleh para pemuda, sesuai namanya. Dan hal ini mereka jadikan sebagai dasar untuk membangkitkan nasionalisme.
    Kegagalan dalam memperjuangkan kemerdekaan RI membuat mereka sadar, bahwa rasa nasionalisme harus dipadukan. Hal inilah yang memicu Kongres Pemuda I dan II, dan menjadi "Pemuda Indonesia".
    Pemuda dahulu yang dikenal saat zaman 1900an dengan pemuda zaman globalisasi saat ini sangatlah berbeda dan saling bertolak belakang. Pemuda-pemuda dahulu, mengisi waktu luang hanya untuk memikirkan kemerdekaan RI serta berjuang keras untuk merdekanya bangsa ini. Namun kini, waktu luang pemuda hanya digunakan untuk hura-hura dan pesta pora. Tak sedikit pemuda jaman sekarang yang terjerumus ke dalam narkoba, free sex, tawuran, dll. Emosi pemuda jaman sekarang lebih tidak dapat dikontrol. Banyak peristiwa yang sering kita dengar yaitu tawuran antar mahasiswa, antar pemuda kampung, bullying, dll.
     Melihat kenyataan yang terjadi saat ini, maka dibutuhkan sosok pemuda yang dapa melakukan akselerasi perbaikan bangsa. Akselerasi tersebut dapat terwujud melalui tindakan nyata dan peran yang dapat mereka berikan. Lalu, peran seperti apakah yang dapat membawa kita menuju ke gerbang kesejahteraan?? Tidak adanya ekonom brilliant yang bergerak bersama di negeri ini untuk dapat memahami, mencerna, dan menemukan jalan keluar bagi krisis ekonomi adalah salah satu penyebab kemunduran bumi pertiwi. Begitu juga keperluan-keperluan lain yang bergerak untuk kebutuhan dan keuntungan ribadi. Mereka memang manusia brilliant dan jenius tetapi seperti lidi yang berserakan, karena tidak terorganisasi menjadi kekuatan bangsa di bawah sebuah kepemimpinan yang solid. Kepemimpinan yang kuat dan baik tidaklah menjamin semuakesulitan kita selesai, tapi kepemimpinan yang kuat dan baik memastikan bahwa semua solusi strategis dan teknis yang kita rumuskan dapat bekerja secara benar dan efektif. Inilah yang terjadi, negara kita sedang  krisis akhlak dan kepemimpinan.
    Jika kita menyusuri sejarah bangsa, kita akan bertemu generasi 1900an yang mempelopori kebangkitan nasionalisme dengan Boedi Oetomo. Inilah generasi awal organisasi yang bersifat nasional. Dilanjutkan perjuangan generasi 1928 yang berhasil mempelopori persatuan nasional dengan "Sumpah Pemuda". Lalu, generasi 1945 yang mempelopori perjuangan kemerdekaan, dan generasi 1966 yang mengakhiri rezim Orde Lama. Semua generasi itu silih berganti, hingga datang angkatan 1998 yang mampu menumbangkan rezim Orde Baru.
    Rangkaian sejarah ini membuktikan bahwa peran pemuda sangat dinantikan untuk percepatan perbaikan bangsa. Mereka bersatu dengan meluruskan akhlak dan niat untuk menuju perbaikan Indonesia. Mereka bergerak di bawah kepemimpinan yang jelas dan terarah. Dan, mereka bersatu padu seperti seikat sapu lidi yang mampu membersihkan sampah-sampah yang berserakan.