WELCOME

Tinggalkan respond sebelum pergi dari blogku yah ..

24 November 2012

Benua Kegelapan

Semesta gulita ruang kehampaan
Menoreh hitam dalam putih kehidupan
Dera luka kian menggores perasaan
Tuntun teriakan lapaui kekuasaan

Merintih pilu purnama terdiam
Terseok duri gelombang menghunjam
Segumpal nanah luka bersemayam
Tak kunjung cabut asa terdalam

Dimanakah engkau yang kudamba ?
Dimanakah senyum yang kupinta ?
Dimanakah cinta yang kau beri percuma ?
Dimanakah kebahagiaan tiada tara ?

Ku beri puspa tuk kau indahkan
Ku beri kasih tuk kau buktikan
Ku beri makna tuk kau artikan
Namun benua gelap yang kau suguhkan

11 Desember 2011

PERAN PEMUDA UNTUK BANGSA

   Yup , "Sumpah Pemuda" terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928 silam yang diperingati pada setiap tanggal 28 Oktober. Kayaknya nggak afdhol banget ya kalo belum menelusuri sejarah "Sumpah Pemuda" itu sendiri. Yuk , cekidot..
   "Sumpah Pemuda" dirumuskan oleh para pemuda, sesuai namanya. Dan hal ini mereka jadikan sebagai dasar untuk membangkitkan nasionalisme.
    Kegagalan dalam memperjuangkan kemerdekaan RI membuat mereka sadar, bahwa rasa nasionalisme harus dipadukan. Hal inilah yang memicu Kongres Pemuda I dan II, dan menjadi "Pemuda Indonesia".
    Pemuda dahulu yang dikenal saat zaman 1900an dengan pemuda zaman globalisasi saat ini sangatlah berbeda dan saling bertolak belakang. Pemuda-pemuda dahulu, mengisi waktu luang hanya untuk memikirkan kemerdekaan RI serta berjuang keras untuk merdekanya bangsa ini. Namun kini, waktu luang pemuda hanya digunakan untuk hura-hura dan pesta pora. Tak sedikit pemuda jaman sekarang yang terjerumus ke dalam narkoba, free sex, tawuran, dll. Emosi pemuda jaman sekarang lebih tidak dapat dikontrol. Banyak peristiwa yang sering kita dengar yaitu tawuran antar mahasiswa, antar pemuda kampung, bullying, dll.
     Melihat kenyataan yang terjadi saat ini, maka dibutuhkan sosok pemuda yang dapa melakukan akselerasi perbaikan bangsa. Akselerasi tersebut dapat terwujud melalui tindakan nyata dan peran yang dapat mereka berikan. Lalu, peran seperti apakah yang dapat membawa kita menuju ke gerbang kesejahteraan?? Tidak adanya ekonom brilliant yang bergerak bersama di negeri ini untuk dapat memahami, mencerna, dan menemukan jalan keluar bagi krisis ekonomi adalah salah satu penyebab kemunduran bumi pertiwi. Begitu juga keperluan-keperluan lain yang bergerak untuk kebutuhan dan keuntungan ribadi. Mereka memang manusia brilliant dan jenius tetapi seperti lidi yang berserakan, karena tidak terorganisasi menjadi kekuatan bangsa di bawah sebuah kepemimpinan yang solid. Kepemimpinan yang kuat dan baik tidaklah menjamin semuakesulitan kita selesai, tapi kepemimpinan yang kuat dan baik memastikan bahwa semua solusi strategis dan teknis yang kita rumuskan dapat bekerja secara benar dan efektif. Inilah yang terjadi, negara kita sedang  krisis akhlak dan kepemimpinan.
    Jika kita menyusuri sejarah bangsa, kita akan bertemu generasi 1900an yang mempelopori kebangkitan nasionalisme dengan Boedi Oetomo. Inilah generasi awal organisasi yang bersifat nasional. Dilanjutkan perjuangan generasi 1928 yang berhasil mempelopori persatuan nasional dengan "Sumpah Pemuda". Lalu, generasi 1945 yang mempelopori perjuangan kemerdekaan, dan generasi 1966 yang mengakhiri rezim Orde Lama. Semua generasi itu silih berganti, hingga datang angkatan 1998 yang mampu menumbangkan rezim Orde Baru.
    Rangkaian sejarah ini membuktikan bahwa peran pemuda sangat dinantikan untuk percepatan perbaikan bangsa. Mereka bersatu dengan meluruskan akhlak dan niat untuk menuju perbaikan Indonesia. Mereka bergerak di bawah kepemimpinan yang jelas dan terarah. Dan, mereka bersatu padu seperti seikat sapu lidi yang mampu membersihkan sampah-sampah yang berserakan.

25 Oktober 2011

Bayangan Semu

Tegapku kini tertatih ..
Sepi duniaku merintih ..
Terjangan duri menusuk perih
Namun tak pedulikan rupa pasi
Pagiku tanpa Raja Cahya
Malam pun tanpa Ratu Purnama
Mungkin benar ucap orang disana
Dunia pun sungguh mengikis luka
Sejenak ku melayang..
Mirisku pun terngiang
Lupakah ku pada Sang Maha Pemandang ?
Tertunduk pada terjangan yang ku hadang

18 Oktober 2011

"SESI CURHATKU"

         Lebih baik     MENCEGAH
daripada      MENGOBATI !!!
Yah, inilah peribahasa yang tepat untukku saat ini. Sudah dua hari ini terpaksa aku absen di sekolah. Ini semua disebabkan karena ku terlalu banyak makan, eh maksudku makan sembarangan (bukan berarti aku makan sampah ya?!!). Padahal aku sudah kelas IX, baru nggak masuk dua hari tapi udah ratusan ilmu yang telewat dengan percuma (mengingat sekolahku ialah sekolah full day). Kalo udah gini, yang nyesel siapa coba??  Pastinya aku sendiri! Buat temen-temen yang budiman, jangan contoh sifat buruk ini ya (tapi, enaknya kalo sakit apapun keinginan pasti diturutin ortu :P)! Yah, pokoknya jaga kesehatan ya (sokmenggurui.com). Mungkin, ini dulu "SESI CURHATKU". Tungguin "SESI CURHATKU" berikutnya, bye bye..

"Maaf" yang Tak Sampai

Sesuci jiwa tuk katakan
Semurni air tuk ungkapkan
Seindah mawar ke persembahkan
untuk kesalahan yang lama terpendam

 Namun..           
Hati  terbebani oleh egoku
Menari indah dalam keterpurukanku
Menyelimuti akal sehatku

Maaf..
Maaf yang tak sampaiyye
Menjadikanku pecundang sejati
Mengingat perbuatan hilang kendali

Mungkinkah kau terima puisi ini
Puisi penyesalan diri
Hingga sampai saat ini
Permintaan maaf tak ku temui

(oyee.. haha.. puisi diatas aku buat saat duduk di bangku kelas viii esempe. dan alhamdulillah, mendapat nilai yang memuaskan ?! woo, kok jadi membanggakan diri sendiri ya :P hehe,)