Sesuci jiwa tuk katakan
Semurni air tuk ungkapkan
Seindah mawar ke persembahkan
untuk kesalahan yang lama terpendam
Namun..
Hati terbebani oleh egoku
Menari indah dalam keterpurukanku
Menyelimuti akal sehatku
Maaf..
Maaf yang tak sampaiyye
Menjadikanku pecundang sejati
Mengingat perbuatan hilang kendali
Mungkinkah kau terima puisi ini
Puisi penyesalan diri
Hingga sampai saat ini
Permintaan maaf tak ku temui
(oyee.. haha.. puisi diatas aku buat saat duduk di bangku kelas viii esempe. dan alhamdulillah, mendapat nilai yang memuaskan ?! woo, kok jadi membanggakan diri sendiri ya :P hehe,)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar